Meeting Yang Baik Punya Dua Elemen Kunci: Memiliki Tujuan yang Jelas dan Mencapai Hasil yang Jelas

Seringkali, orang tidak suka meeting tim mingguan karena membosankan, birokratis, dan buang-buang waktu. Sebagai seorang manajer, Julie Zhuo telah mengalami banyak meeting yang kurang efektif. Dimana orang-orang secara bergantian mengeluh tentang masalah yang ada, sementara rekan-rekan mereka diam-diam mengerjakan tugas lain atau hanya menatap kosong.

Bagaimana cara membuat meeting lebih produktif?

Ketika Zhuo pertama kali menjadi manajer, dia pikir kunci meeting yang baik adalah memastikan mereka memiliki tujuan yang jelas. Dengan pemikiran ini, ia mengadakan meeting tim mingguan untuk membahas progress tim dalam proyek-proyek mereka.

Meskipun demikian, bahkan dengan tujuan yang sangat jelas sekalipun, timnya masih menganggap bahwa meeting itu tidak jelas dan tidak terlalu penting. Seseorang kemudian menunjukkan bahwa tim tidak perlu meeting, tetapi cukup mengirimkan email tentang progress mereka. Akhirnya Zhuo tidak lagi mengadakan meeting ini.

Setelah kejadian ini, ia menyadari bahwa sekadar memiliki agenda meeting tidaklah cukup. Anda harus memiliki gagasan yang jelas tentang hasil meeting yang diharapkan. Misalnya, meeting dikatakan sukses apabila tim menghasilkan suatu keputusan.

Jika seperti ini, maka Anda harus menyertakan hal-hal tertentu dalam meeting. Harus ada keputusan. Semua orang yang secara terdampak langsung oleh keputusan ini harus hadir. Selama meeting, semua opsi yang mungkin, termasuk informasi yang relevan, harus disajikan secara objektif.

Selanjutnya, tim harus menyampaikan rekomendasi apa pun yang mungkin dimiliki. Terakhir, meeting Anda perlu memiliki ruang untuk pendapat yang berbeda. Perlu juga memastikan semua orang merasa suara mereka didengar. Manajer dapat meminta peserta yang belum berbicara untuk memberikan pendapat mereka kepada grup. Sehingga jelas bahwa semua pandangan, tidak peduli seberapa berbeda, akan dihormati.

Contoh lain, hasil yang diinginkan dari meeting Anda mungkin sekedar berbagi informasi, bukan memutuskan sesuatu. Dalam skenario ini, hasil akhir yang diinginkan berbeda. Meeting yang sifatnya memberikan informasi harus bisa menarik dan menjaga perhatian peserta. Pemimpin meeting bisa melakukannya dengan mengatur kecepatan berbicara, memfasilitasi interaksi dan bahkan menyajikan informasi melalui cerita.

For More Article
Download Online Learning Apps
Klik Di sini > Mindset Mobile Apps

Training Leadership Motivasi Presentasi Komunikasi Sales Teambuilding Terbaik Bekasi, Cikarang, Cibitung, Karawang, Purwakarta

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *